Cara Riset Bisnis Menggunakan Data Google

Cara Riset Bisnis Menggunakan Data Google

Paterbisnis.com – Memulai bisnis harus dengan perencanaan terbaik. Cara riset bisnis menggunakan data Google bisa jadi tindakan efektif.

Google masih menjadi andalan bagi banyak orang dalam mencari berbagai informasi, oleh karena itu data yang terkumpul pada Google masih relevan.

Dari Google menyediakan tools yang bisa mendapatkan data apa yang orang ketik di Google. yaitu: Keyword Planner dan Google Trend. Berikut pembahasannya:

Mengapa Harus Menggunakan Data Google?

Menurut survei databoks.id 82 juta, pengguna internet di Indonesia menggunakan Google. Peluang yang valid.

Dengan pengguna sebanyak itu, tentu data yang terkumpul akan relevan dan tidak akan terlalu jauh dengan kondisi faktual.

Alat Sederhana Dari Google Untuk Riset Pasar

Lebih lanjut lagi, Google telah menyediakan berbagai variasi alat untuk kebutuhan pemasaran utamanya berbasis digitial.

Selain alat, cara dan tekniknyapun sangat beragam dengan tingkat kesulitan tersendiri. yang paling mudah dan umum ialah Google Keyword Planer dan Trend.

Pengertian Google Keyword Planner

Google Keyword Planner adalah alat gratis dari Google Ads untuk membantu pengguna menemukan kata kunci yang relevan dengan produk, jasa, atau ide bisnis.

Dengan bantuan tools ini, para pebisnis bisa mencari tahu sesering apa sebuah kata kunci dicari perbulannya.

Data akan memberikan informasi tingkat persaingannya, serta rekomendasi kata kunci lain yang masih relevan.

Google Keyword Planner efektif untuk merancang strategi konten, membuat nama produk, hingga merancang promosi.

Cara Menggunakan Google Keyword Planner

Untuk menggunakan Google Keyword Planner, pengguna harus terlebih dahulu memiliki akun Google Ads. Setelah berhasil login, ikuti langkah-langkah berikut:

Jasa Pembuatan akun Google Ads : 083820798937

  • Pertama-tama, masuk ke akun Google Ads
  • Kemudian klik menu “alat”
  • Selanjutnya, klik menu “Keyword Planner”
  • Kemudian pilih “Temukan kata kunci baru”
  • Masukan kata kunci yang relevan dengan bisnis, maksimal 10
  • Terakhir, klik “Dapatkan hasil” untuk memunculkan informasi tabel seperti ini:

Data akan meliputi volume pencarian bulanan, tingkat kompetisi, dan rentang biaya per klik (jika digunakan untuk iklan).

Informasi ini bisa jadi acuan untuk menentukan kata kunci utama dan pendukung dalam materi promosi atau deskripsi produk.

Fungsi Strategis Google Keyword Planner dalam Riset Bisnis

Google Keyword Planner tidak hanya membantu mencari kata yang populer, tetapi juga:

  • Menunjukkan perubahan volume pencarian dari waktu ke waktu
  • Memetakan minat konsumen berdasarkan lokasi geografis
  • Menyaring ide bisnis yang memiliki potensi pasar kuat
  • Menyesuaikan bahasa atau istilah dengan kebiasaan pengguna internet

Dengan memanfaatkan data ini, pelaku usaha dapat menyusun produk, konten, atau layanan yang lebih relevan dengan kebutuhan konsumen.

Pengertian Google Trends

Google Trends adalah alat visualisasi data yang menampilkan tren pencarian untuk kata kunci tertentu dalam rentang waktu dan lokasi yang bisa disesuaikan.

Berbeda dengan Keyword Planner yang fokus pada volume, Google Trends menampilkan perbandingan minat terhadap suatu topik dari waktu ke waktu.

Data ini sangat penting untuk memahami apakah minat terhadap suatu produk sedang meningkat, menurun, atau bersifat musiman.

Cara Menggunakan Google Trends

Penggunaan Google Trends cukup sederhana karena tidak memerlukan akun login. Cukup dengan mengunjungi situs Google Trends dan lakukan ini:

  1. Ketik kata kunci yang ingin dianalisis pada kolom pencarian.
  2. Atur wilayah menjadi “Indonesia” atau sesuai target pasar.
  3. Tetapkan rentang waktu, minimal 12 bulan terakhir.
  4. Lihat grafik tren pencarian yang ditampilkan secara visual.
  5. Geser ke bawah agar bisa memeriksa topik dan kata kunci turunannya.

Selain itu Google Trends juga bisa melakukan perbandingan antara dua hingga lima kata kunci dalam sekali riset.

Ini berguna untuk menentukan mana yang lebih populer di antara beberapa opsi produk atau nama usaha.

Fungsi Strategis Google Trends dalam Riset Bisnis

Google Trends dapat digunakan untuk beberapa keperluan riset berikut:

  • Mengukur kestabilan minat pasar terhadap produk tertentu
  • Menentukan waktu peluncuran produk berdasarkan tren musiman
  • Menganalisis popularitas topik dari tahun ke tahun
  • Menemukan kata kunci turunan melalui kueri terkait
  • Memilih istilah pemasaran yang sesuai dengan tren masyarakat

Sebagai contoh, pencarian untuk kata “jasa kontraktor” 12 bulan terakhir meningkat pada bulan desember.

Informasi dari Google Trend tersebut bisa menjadi dasar untuk menyusun strategi promosi menjelang hari raya.

Integrasi Keyword Planner dan Google Trends

Kedua alat ini dapat digunakan secara bersamaan untuk mendapatkan hasil riset yang lebih lengkap.

Google Keyword Planner digunakan untuk mendapatkan kata kunci dengan volume besar dan potensi pasar.

Sedangkan Google Trends digunakan untuk mengevaluasi kestabilan dan perkembangan minat masyarakat terhadap kata kunci tersebut.

Contohnya, jika dari Keyword Planner ditemukan bahwa “jasa kontraktor” memiliki volume pencarian yang tinggi.

Kemudian cek pada Google Trends kata kunci tersebut mengalami kenaikan dan penurunan setiap bulan apa.

Pahami momen setiap bulan yang ada pada data Google Trend, Tetap strategi pemasaran berbasis waktu dan momen.

Kesimpulan

Riset bisnis berbasis data menjadi semakin mudah berkat ketersediaan alat gratis seperti Google Keyword Planner dan Google Trends.

Dengan memahami volume pencarian, tren popularitas, dan kompetisi kata kunci, pelaku usaha dapat mengambil keputusan yang lebih strategis berbasis data.

Penggunaan kedua tools ini sangat direkomendasikan sebelum memulai bisnis baru, merancang kampanye digital, atau menyusun strategi konten.

Riset yang tepat di awal akan meningkatkan peluang keberhasilan bisnis di masa mendatang.

Jika Anda terlalu awam untuk melakukan itu semua, Patnerbisnis.com bisa bantu riset peluang bisnis hanya dengan 50 ribu